BAB 13 DISTRIBUSI DAN PROMOSI PRODUK

Nama     : Muhammad Al Insan Assalamfida

kelas      : Manajemen 5/A4

NIM      : 222010200223

Dosen Pengampu     : Tofan Tri Nugroho, S.E.,M.M 


Perubahan Lanskap dari E-Commerce

E-commerce di Inggris telah merevolusi bisnis, terutama di sektor ritel, dengan sistem distribusi fisik yang melibatkan pemrosesan pesanan, pergudangan, pengendalian inventaris, dan transportasi. Sebelum 1990-an, konsumen harus berbelanja di toko fisik, tetapi kini supermarket seperti Tesco dan Asda memungkinkan pembelian daring dengan pengiriman ke rumah, meningkatkan persaingan, terutama bagi pedagang grosir diskon seperti Aldi dan Lidl.

Perantara dan Saluran Distribusi

  1. Saluran 1: Distribusi Langsung, produk berpindah dari produsen ke konsumen tanpa perantara.
  2. Saluran 2: Distribusi Ritel, produsen mendistribusikan produk melalui pengecer.
  3. Saluran 3: Distribusi Grosir, metode distribusi tidak langsung yang memerlukan ruang penyimpanan besar.
  4. Saluran 4: Distribusi oleh Agen atau Pialang, di mana agen mewakili produsen dan menerima komisi.

Strategi Distribusi

Memilih jaringan distribusi yang tepat adalah keputusan strategis yang mempengaruhi jangkauan pasar dan biaya. Terdapat tiga bagian dalam strategi distribusi:

  1. Distribusi Intensif: Melalui sebanyak mungkin saluran dan anggota saluran (baik grosir maupun pengecer).
  2. Distribusi Eksklusif: Hak eksklusif untuk sejumlah kecil grosir atau pengecer.
  3. Distribusi Selektif: Memilih pedagang yang memberikan perhatian khusus pada produk.

Penjualan Grosir

Pedagang grosir menyediakan layanan kepada pembeli untuk dijual kembali, termasuk pengiriman dan informasi produk. Terdapat pedagang grosir independen dan agen daring yang bertindak sebagai perwakilan penjualan.

Kewirausahaan dan Usaha Baru

  1. Agen Belanja (e-agent): Membantu konsumen dengan mengumpulkan informasi.
  2. Broker Bisnis-ke-Bisnis: Menyediakan layanan daring yang memberikan nilai tambah.

Jenis-jenis Gerai Ritel Fisik

  1. Pengecer Lini Produk: Menawarkan lini produk yang luas, seperti department store.
  2. Pengecer Murah: Menyediakan produk dengan harga murah.
  3. Toko Serba Ada: Menekankan lokasi yang mudah diakses dan layanan cepat. 

Ritel Non-Toko

Termasuk penjualan eceran respons langsung, mail order, telemarketing, dan penjualan langsung dari pintu ke pintu. Ritel online memungkinkan konsumen membeli produk dari rumah.

Distribusi Fisik

Mengacu pada aktivitas untuk memindahkan produk dari produsen ke pelanggan, mencakup pergudangan dan transportasi, dengan tujuan menjaga biaya rendah dan memenuhi kebutuhan pelanggan. 

Pentingnya Promosi

Promosi bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan mengomunikasikan informasi produk kepada konsumen. Adapun Strategi Promosi antara lain:

  1. Strategi Tarik: Mengajak konsumen untuk meminta produk.
  2. Strategi Dorong: Memasarkan produk kepada pedagang grosir dan pengecer. 

Campuran Promosi

Lima alat promosi pemasaran yang ampuh adalah periklanan, penjualan pribadi, promosi penjualan, pemasaran langsung, dan publisitas.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 11 MARKETING PROCESSES AND CONSUMER BEHAVIOR

BAB 8 PERILAKU DAN MOTIVASI KARYAWAN