BAB 8 PERILAKU DAN MOTIVASI KARYAWAN

Nama     : Muhammad Al Insan Assalamfida

kelas      : Manajemen 5/A4

NIM      : 222010200223

Dosen Pengampu     : Tofan Tri Nugroho, S.E.,M.M 


Bentuk-Bentuk Perilaku Karyawan

    Perilaku karyawan adalah pola tindakan yang dilakukan oleh anggota organisasi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi efektivitas organisasi.

  1. Perilaku kinerja: keseluruhan perilaku terkait pekerjaan yang diharapkan organisasi untuk ditunjukkan oleh karyawan.
  2. Kewarganegaraan organisasi: perilaku individu yang memberikan kontribusi positif bagi organisasi di luar kinerja pekerjaan yang ketat.
  3. Perilaku Kontraproduktif: hal-hal yang mengurangi, bukannya menambah, kinerja organisasi. 

Perbedaan Individu Diantara Karyawan

    Perbedaan individu adalah atribut pribadi yang berbeda dari satu orang ke orang lain. Perbedaan individu dapat bersifat fisik, psikologis, dan emosional. Perbedaan individu yang menjadi ciri khas orang tertentu menjadikan orang tersebut unik.

  1. Kepribadian di Tempat Kerja  
  2. Kerangka kerja Myres-Briggs
  3. Kecerdasaan Emosional  

Ciri – Ciri Kepribadian Ditempat Kerja

  1. Tempat kendali: sejauh mana orang percaya bahwa perilaku mereka memiliki efek nyata terhadap apa yang terjadi pada mereka
  2. Kemampuan diri: keyakinan seseorang tentang kemampuannya untuk melakukan suatu tugas.
  3. Otoritarianisme: sejauh mana seseorang percaya bahwa perbedaan kekuasaan dan status.
  4. Machiavellianisme: menggambarkan perilaku yang diarahkan untuk mendapatkan kekuasaan dan mengendalikan perilaku orang lain.
  5. Harga diri: sejauh mana seseorang percaya bahwa perbedaan kekuasaan dan status adalah hal yang tepat dalam sistem sosial hierarkis seperti organisasi
  6. Kecenderungan mengambil resiko: tingkat di mana seseorang bersedia mengambil risiko dan membuat keputusan berisiko.

Sikap di Tempat kerja

    Sikap dibentuk oleh berbagai kekuatan, termasuk nilai-nilai pribadi kita, pengalaman kita, dan kepribadian kita. Sikap biasanya dipandang sebagai kecenderungan yang stabil untuk berperilaku terhadap objek dengan cara tertentu.Tiga komponen sikap, yaitu  :

  1. Kognisi
  2. Afek
  3. Niat

Mencocokan Orang dan Pekerja

  1. Kontrak Psikologis : Serangkaian harapan yang dimiliki oleh seorang karyawan mengenai apa yang akan ia sumbangkan kepada sebuah organisasi (disebut sebagai kontribusi) dan apa yang akan diberikan organisasi sebagai balasannya kepada karyawan tersebut (disebut sebagai bujukan)
  2. Kesesuaian Orang dan Pekerjaan : Kecocokan orang dan pekerjaanmengacu pada sejauh mana kontribusi seseorang dan dorongan organisasi saling cocok. Kesesuaian orang-pekerjaan yang baik adalah yang kontribusi karyawannya sesuai dengan dorongan yang ditawarkan organisasi

Konsep dan Teori Dasar Motivasi

    Motivasi adalah serangkaian kekuatan yang menyebabkan orang berperilaku dengan cara tertentu. Tiga pendekatan terhadap hubungan manusia di tempat kerja yang mencerminkan kronologi dasar pemikiran di bidang ini:

  1. Teori Motivasi Klasik : Teori motivasi klasik, pekerja hanya termotivasi oleh uang.
  2. Teori Perilaku Awal :  teori yang bertujuan meningkatkan produktivitas hubungan antara perubahan lingkungan fisik dan hasil kerja pekerja.
  3. Teori Motivasi Kontemporer : Model perilaku dan motivasi karyawan yang lebih kompleks dan canggih telah dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir

Strategi dan Teknik Untuk Meningkatkan Motivasi

  1. Penguatan/Modifikasi perilaku
  2. Menggunakan Tujuan untuk Memotivasi Perilaku
  3. Manajemen Berdasarkan Tujuan (MBO)
  4. Manajemen Partisipatif dan pemberdayaan
  5. Pengayaan Pekerjaan dan Desain Ulang Pekerjaan
  6. Jadwal kerja yang Dimodifikasi dan Tempat Kerja Alternatif

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 13 DISTRIBUSI DAN PROMOSI PRODUK

BAB 11 MARKETING PROCESSES AND CONSUMER BEHAVIOR